Optimalkah SMS Gratis Ditiadakan ?
Bagi anda yang terbiasa mendapatkan gratis SMS dari opertaor seluler anda, nampaknya harus sedikit gigit jari. Karena mulai hari ini 31 Mei, SMS Gratis atau lebih populer disebut bonus SMS akan ditiadakan.
Kementerian Kominfo dan BRTI mengubah skema interkoneksi SMS yang sebelumnya Sender Keep All (SKA) menjadi berbasis biaya (cost-based). Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto mengatakan, implementasi interkoneksi SMS berbasis biaya ini akan berlaku mulai 31 Mei 2012 pukul 23:59:59 WIB. Perubahan skema interkoneksi bertujuan untuk memberikan keadilan bagi jaringan telekomunikasi yang digunakan untuk menyalurkan trafik SMS. "Sehingga iklim kompetisi industri telekomunikasi dapat menjadi lebih baik," lanjut Gatot.
"Kualitas layanan yang kurang prima serta maraknya SMS Broadcast (penyebaran SMS ke banyak pengguna telepon bergerak) dan SMS spamming, disinyalir juga sebagai dampak dari promosi para penyelenggara yang disalahgunakan atau akibat dari penerapan skema SKA," kata Gatot.
Dengan berubahnya lingkungan industri telekomunikasi, kata Gatot, pertumbuhan investasi dan pembangunan infrastruktur jaringan baru akan terdorong. Rencana penerapan SMS berbasis biaya bukan berarti memperkecil kemungkinan masyarakat untuk memperoleh tarif SMS gratis, yang ujung-ujungnya ternyata menimbulkan dampak negatif yang tidak kecil.
Sesungguhnya hal serupa ini pernah diinstruksikan April 2010 lalu, akan tetapi karena dasar hukum yang masih kurang kuat, rencana tersebut tidak berjalan secara optimal. Hari inipun tepatnya 31 Mei, masih ada beberapa operator seluler yang memberikan gratis SMS ke pelanggannya. Kita tunggu saja optimalisasi dari peraturan baru ini.
Sumber : suaramerdeka

0 komentar: