Friendster.id : Social Media Yang Telah Mati Dan Kini 'Terlahir' Kembali ?
Masih ingat dengan jejaring sosial Friendster yang pernah ngetop sebelum era Facebook (2006 ke belakang) ?. Kini dia "bangkit" kembali di tahun 2016 ini, dengan menggunakan domain .id (Friendster.id).
Pengguna yang membuka tautan Friendster.id akan disodori sapaan "Temukan teman lamamu" sekilas membawa kenangan balik era Friendster lama. Terdapat dua pilihan yang ditawarkan, yaitu Masuk dan Daftar.
Bagi pengguna Friendster lama jangan berharap bisa masuk dengan informasi login yang dulu dipakai untuk masuk ke Friendster.com dan menemukan teman-teman "FS" lama di sana.
Friendster.id benar-benar baru dan tidak terafiliasi dengan Friendster yang "asli".
Untuk menjadi anggota Friendster.id, pengguna bisa memilih menu Daftar dan memberikan informasi alamat e-mail dan password yang ingin digunakan.
Sementara menu Masuk memberikan pilihan Log In dengan akun Facebook, Google, Twitter, dan Instagram.
Proses pendaftaran dan log in di Friendster baru ini cukup sederhana dan gak ribet seperti harus mengisi banyak kolom ke dalamnya.
Yang perlu dilakukan hanyalah memilih nama yang akan dipakai, mengunggah foto profil, memilih lokasi dan selesai. Informasi-informasi lain dan setting tampilan bisa ditambahkan belakangan.
Namun harus diakui, pengalaman menggunakan Friendster wajah baru ini mirip sekali dengan pengalaman menggunakan jejaring sosial Facebook bikinan Mark Zuckerberg.
Warna biru, menu bar di sebelah atas, ikon-ikon serta notifikasinya mirip sekali dengan cara penyajian Facebook. Timeline yang ditampilkan dari kontak juga seperti Facebook.
Satu kekurangannya yaitu, laman Friendster.id ini masih 'agak' lambat untuk memuat halaman. Pada pojok sebelah kanan berandamu akan ada beberapa saran teman yang mungkin kamu kenal.
Bukan Friendster yang dulu
Meski mengusung nama yang sama, Friendster.id bukan jejaring sosial yang sama dengan Friendster.com.
Pasalnya, Friendster terdahulu sejatinya merupakan jejaring sosial yang berpusat di Mountain View, AS. Sementara Friendster yang baru diluncurkan memiliki domain "dot id" yang notabene adalah domain Indonesia dan disebutkan merupakan karya anak bangsa.
Friendster yang asli kini dimiliki taipan Malaysia dan beralih fungsi menjadi portal social game online pada 2011. Perubahan ini tak berhasil mengembalikan kemasyhuran Friendster. Pada pertengahan 2015, media sosial tersebut benar-benar tutup.
Sumber : kompas.com


0 komentar: